Cemburu ?

Setiap hembus angin membawa harummu untukku;
Setiap kicau burung dendangkan namamu untukku;
Setiap mimpi bawa wajahmu untukku;
Setiap pandangan tampakkan bayanganmu padaku;

Aku milikmu, aku milikmu, jauh maupun dekat;
Dukamu adalah milikku, seluruhnya milikku, dimanapun kau tertambat;

Demi sang waktu yang begitu kejam terus berlalu;
Aku bersumpah, telah melihat matamu diantara gugusan bintang malam itu.

Tapi hanya manusia yang dapat mengenal rasa sakit…
Karena memiliki sesuatu yang tidak dia butuhkan,
Sementara membutuhkan sesuatu yang tak dapat dia miliki.

Aaah… sejak dulu Engkau memang pencemburu.
Maka takdir tak pernah mengizinkan untuk mengecap terlalu banyak madu.
Setidaknya, itu satu tentangMu yang aku tahu.

Katakan, Tuhan, itukah alasanMu?

~ oleh aristodiga pada Agustus 13, 2007.

2 Tanggapan to “Cemburu ?”

  1. bro. semakin senja sepertinya kau makin religius saja :-)

  2. hmmm….boleh dipinjem ga nih? tentu saja saya sebutkan sumbernya :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.